JMTO Tegaskan Rekaman CCTV Bukan Bukti Kasus Vina Cirebon

 


Rekaman CCTV yang diklaim merekam kejadian kasus Vina Cirebon menjadi viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Rekaman tersebut dikatakan diambil dari CCTV yang terpasang di Jembatan Tol Talun, menunjukkan lebih dari 10 orang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Namun, klaim ini telah dibantah oleh pihak yang berwenang.

Manager Area PT Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO), Ade Rukmana, memastikan bahwa CCTV di lokasi tersebut hanya mengarah ke jalan tol dan berfungsi untuk monitoring lalu lintas. "Betul itu dipastikan view-nya ke arah jalan tol. Peruntukan CCTV yang kita pasang untuk monitoring lalu lintas jalan tol," ujar Ade, Senin (3/6/2024).

Ade juga menegaskan bahwa tidak ada CCTV lain yang mengarah ke lokasi tertentu selain jalan tol. "Nggak ada, peruntukan CCTV yang kita pasang untuk monitoring lalu lintas jalan tol. Itu dipastikan view-nya ke arah jalan tol untuk monitoring lalu lintas jalan tol," tandasnya.

Rekaman CCTV yang viral tersebut tidak hanya menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang keaslian dan relevansinya dengan kasus Vina Cirebon. Dalam persidangan kasus Vina Cirebon, tidak ada barang bukti rekaman CCTV yang dilampirkan sebagai barang bukti.

Hingga saat ini, belum diketahui siapa yang pertama kali menyebarkan rekaman tersebut dan kejadian apa yang sebenarnya terekam. Mengingat bahwa CCTV di Jembatan Tol Talun dipasang hanya untuk memantau lalu lintas, kemungkinan besar rekaman yang beredar tidak terkait dengan kasus yang sedang disidangkan.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum diverifikasi kebenarannya. Investigasi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui asal-usul rekaman CCTV tersebut dan konteks sebenarnya dari kejadian yang terekam.

Kasus Vina Cirebon sendiri masih dalam proses persidangan, dan hingga kini belum ada bukti rekaman CCTV yang dihadirkan di pengadilan. Pihak berwenang terus bekerja untuk mengungkap kebenaran dan memastikan keadilan ditegakkan.