Jangan Merana, Bey Machmudin: Persib Siapkan Masa Depan Pemain

 


Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, menggarisbawahi pentingnya persiapan masa depan bagi para pemain Persib Bandung. Dalam acara bertajuk Kadeudeuh untuk Persib Juara Liga 1 2023/2024 di Gedung Sate, Bandung, Machmudin menekankan perlunya perhatian terhadap kehidupan para pemain setelah mereka mengakhiri karier sepak bola.

Machmudin menyoroti kenyataan bahwa banyak pemain Persib yang telah mencapai status legenda, tetapi mengingatkan bahwa para pemain muda juga perlu dipersiapkan untuk kehidupan di luar lapangan hijau. "Sudah banyak pemain Persib yang melegenda. Tapi kami mohon, yang muda-muda kalau boleh, dibekali pendidikan juga seperti wirausaha. Jangan sampai kita mendengar, saat jadi bintang berhasil, ketika turun menyedihkan," ujarnya dengan tegas.

Demi memastikan kesejahteraan para pemain, Machmudin mengusulkan kerjasama antara PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Barat. Kerjasama ini bertujuan untuk mencari peluang dan memberikan bantuan kepada para pemain agar mereka dapat mempersiapkan masa pensiun mereka dengan baik.

Dalam konteks ini, Machmudin mengajak BUMD untuk terlibat aktif dalam memberikan dukungan dan peluang kepada para pemain Persib. "Saya meminta BUMD untuk membantu, menawarkan. Kita sering mendengar pemain bola, bulu tangkis atau apapun itu yang saat usia 40-50 mulai (kesulitan). Seperti di BJB misalnya punya beberapa program, mungkin bisa dielaborasi. Itu pun kalau mereka (pemain) mau. Setidaknya dibekali ilmu," ungkapnya.

Harapannya, langkah ini dapat memastikan bahwa para pemain Persib memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan setelah mereka gantung sepatu. Dengan adanya persiapan masa depan yang matang, diharapkan para pemain dapat menikmati kehidupan yang layak dan terjamin di masa pensiun mereka.

Prestasi Persib Bandung sebagai juara Liga 1 tahun 2023/2024 menjadi momentum yang tepat untuk mengingatkan pentingnya perhatian terhadap masa depan para pemain. Dalam mengucapkan apresiasi atas pencapaian tersebut, Machmudin juga menegaskan bahwa perjuangan para pemain tidak hanya berhenti di lapangan, tetapi juga di luar lapangan, untuk memastikan keberlangsungan kehidupan mereka setelah pensiun.