by

Ketua KKPS Gugur, Walikota Bekasi Malah Kasih Penghargaan?

Pemerintah bersama KPU Kota Bekasi akan memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada dua Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Bekasi yang meninggal belum lama ini usai hari pencoblosan.

Mereka adalah Fransiskus Asis Ismantara (53) yang bertugas di TPS 31 Kelurahan Bojong Rawalumbu dan Ahmad Salahudin (43) yang bertugas di TPS 81 Kelurahan Kranji. “Kita turut berbelasungkawa dan berdukacita atas meninggalnya dua Ketua KPPS diwilayah Kota Bekasi,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Senin (22/4/2019).

Seperti yang banyak diberitakan, Ismantara dikabarkan meninggal di meninggal di rumah sakit pada Jumat (19/4) sekitar pukul 04.00 WIB, sementara Salahudin meninggal beberapa jam setelah menyelesaikan tugasnya pada Kamis (18/4) sekitar pukul 06.45 WIB.

Berdasarkan keterangan keluarganya, keduanya diduga kelelahan usai merampungkan penghitungan suara di TPS yang mereka pegang sebelum insiden tabrakan merenggut nyawa Salahudin terjadi serta sakit dada yang kemudian merenggut nyawa Ismantara.

Rahmat mengapresiasi kinerja mereka berdua meski ajal kemudian menjemput. Dedikasinya Rahmat sebut pantas dianugerasi penghargaan.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja dan dedikasi mereka sehingga penyelenggaraan Pemilu 2019 ini berjalan dengan aman, nyaman dan lancar diwilayah Kota Bekasi. Kita bersama KPU tentu akan memberikan penghargaan kepada keluarga mereka,” kata Rahmat.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni mengapresiasi niat mulia Rahmat Effendi. Pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan KPU RI untuk memberikan penghargaan kepada kedua almarhum.

“Sebenarnya rencana tersebut juga salah satu keinginan kami dan tengah dikoordinasikan dengan KPU pusat. Mudah-mudahan secepatnya bisa kita berikan kepada keluarga almarhum,” tandas Nurul.