Tiga Anggota Moonraker yang Bunuh Anak Polisi dalam Pengejaran

 


Bandung, Ekspos Jabar - Polresta Cirebon terus mengusut kasus pembunuhan brutal yang menimpa seorang remaja pria berinisial RR, yang merupakan anak seorang polisi, serta teman wanitanya, V.

Keduanya menjadi korban kekejian geng motor Moonraker yang mengakibatkan RR tewas dianiaya dan V tewas setelah diperkosa secara bergiliran oleh para pelaku.

Kapolresta Cirebon, AKBP Indra Jafar, saat ditemui Ekspos Jabar di Mapolda Jabar pada perayaan HUT Polwan tingkat Polda Jabar, Jumat (2/9/2016), menyatakan bahwa polisi telah menangkap delapan dari sebelas pelaku yang terlibat dalam tindakan keji ini. Sedangkan, ketiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

"RR diduga dianiaya, dikeroyok juga, ada juga bekas benda tajam kayak luka bacok gitu di bagian belakang dekat punggung korban. Kalau V ini diperkosa dan ada penganiayaan juga," ungkap Indra.

Korban dieksekusi para pelaku di Jalan Perjuangan, depan SMP 11 Kali Tanjung, Cirebon. Insiden ini awalnya diduga sebagai kecelakaan lalu lintas, namun penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa mereka adalah korban pembunuhan.

Indra menjelaskan bahwa kedelapan pelaku ditangkap saat sedang berkumpul di dekat SMP 11 Kali Tanjung, yang merupakan tempat berkumpulnya anggota geng motor Moonraker. "Mereka ditangkap saat sedang berkumpul, karena kita pantau juga sebelumnya," jelasnya.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka dan beberapa saksi. Hari ini, penyidik dari Polresta Cirebon berencana melakukan autopsi terhadap kedua jenazah yang telah dikebumikan dengan persetujuan dari pihak keluarga.

"Untuk persyaratan atas prosedur pelaksanaan autopsi rencananya akan dimulai pada hari ini. Untuk proses autopsinya akan segera dilakukan secepatnya," pungkas Indra.