Moonraker Terlibat Pemerkosaan, Penganiayaan, dan Pembunuhan

 


Bandung, Ekspos Jabar - Polresta Cirebon berhasil menangkap delapan anggota geng motor Moonraker yang terlibat dalam kasus pemerkosaan, penganiayaan, dan pembunuhan terhadap sepasang kekasih, RR dan V.

"Kejadiannya terjadi pada hari Sabtu (27/8) kemarin sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka ditangkap oleh Sat Res Narkoba Polresta Cirebon," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (1/9/2016).

Peristiwa tragis ini bermula ketika kedua korban bersama beberapa rekannya sedang mengendarai sepeda motor dan melintas di depan SMP 11 Kali Tanjung. Sekelompok motor Moonraker melempari teman-teman korban dengan batu, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran.

"Setelah dipepet, korban dipukul pakai bambu hingga jatuh di fly over Kepongpongan Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, sementara rekan korban yang lainnya itu kabur," kata dia.

Setelah kedua korban jatuh, mereka dibawa ke tempat sepi dan gelap di depan SMP 11 Kali Tanjung, di mana mereka dianiaya hingga meninggal dunia. Para pelaku kemudian membuang jenazah korban di lokasi awal untuk mengaburkan jejak kejahatan mereka dan membuatnya terlihat seperti kecelakaan lalu lintas.

Polisi mengamankan delapan orang tersangka, yaitu Jaya (23), Supriyanto (19), Eka Sandi (23), Hadi Saputra (23), Eko Ramadani (27), Sudirman, Saka, dan Rifalso Wardhana.

"Korban RR merupakan putra dari Aiptu Rudiana, anggota Sat Res Narkoba Polres Cirebon Kota. Kasus ini masih terus dikembangkan," tandas Yusri.

Kasus ini mengejutkan masyarakat Cirebon dan menyoroti bahaya serta kekerasan yang ditimbulkan oleh geng motor. Polisi berjanji akan terus mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.